Cari Artikel

Tampilkan postingan dengan label FIQH. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label FIQH. Tampilkan semua postingan

Minggu, 16 April 2017

Ketentuan Mengangkat Tangan dan Mengamini Ketika Doa Khutbah Jum’at




Rabu, 12 April 2017

MAKRUH MENGUSAP DAHI DAN HIDUNG KETIKA DALAM SHALAT







🍃🍂 Makruh Mengusap Dahi & Hidung Ketika Dalam Solat

☝🏼Syaikh Shalih Fauzan berkata, "Dan di makruhkan dalam solat mengusap dahi dan hidung kerana sesuatu yang menempel padanya ketika sujud, namun jika hal itu di lakukan setelah solat maka tidak mengapa." (Mulakhos Fiqhi 1/143)

قال ‏الشيخ الفوزان -حفظه الله-: «ويُكره في الصلاة مسح جبهته وأنفه مما عَلق بهما من أثر السجود، ولا بأس بمسح ذلك بعد الفراغ من الصلاة». [الملخص الفقهي (١٤٣/١)]

📂 (Faedah ilmiah dari al-Ustadz Usamah Mahri di WhatsApp طريق السلف)

📚 WhatsApp طريق السلف 📚 🌐 www.thoriqussalaf.com 🌐 http://telegram.me/thoriqussalaf

Jumat, 07 April 2017

HUKUM MENGUCAPKAN “Aamiin” dan BESHOLAWAT SAAT KHUTHBAH JUM’AT







🍃📒 HUKUM MENGUCAPKAN “Aamiin” dan BESHOLAWAT SAAT KHUTHBAH JUM’AT 📕🍃 Adalah boleh; selama berkaitan dengan ucapan khotib.
📝 ⛔️ Secara keumuman, seorang makmum tidak boleh berbicara tatkala khotib sedang berkhuthbah; berdasarkan hadits berikut: 🔰 Dari Abu Huroiroh rodhiyallahu ‘anhu, Bahwasanya Rasulullah shollallahu ‘alaihi wasallam pernah bersabda:
«إِذَا قُلْتَ لِصَاحِبِكَ أَنْصِتْ وَالإِمَامُ يَخُطُبُ يَوْمَ الجُمْعَةِ فَقَدْ لَغَوْتَ»
”Jika engkau berkata kepada temanmu “diamlah” tatkala imam sedang berkhuthbah di hari Jum’at, maka sungguh engkau telah berbuat sia-sia.”
📚 [ HR. Al-Bukhori no.934 dan Muslim no.851-(11) ] 〰〰〰〰 🔘 Derajat Hadits: Shohih. 〰〰〰〰〰〰〰〰❗️ 🔰 Mengucapkan ‘diam !!’ saja tidak boleh; padahal niatnya mencegah kemungkaran. ( Kenapa demikian? ) Hal itu dikarenakan amalan sholat Jum'at yang ia lakukan akan teranggap sia-sia; yakni tidak mendapatkan pahala.
✅ Berbeda halnya dengan; 1⃣ Ucapan ‘Aamiin’ ketika khotib berdoa, atau 2⃣ ‘Sholawat’ tatkala nama Nabi shollallahu ‘alaihi wasallam disebut.
〰〰〰📌 🌷 Asy-Syaikh Ibnu ‘Utsaimin rohimahullah menjelaskan lebih lanjut; “Kedua perkara itu boleh diucapkan tatkala khuthbah sedang berlangsung, karena keduanya termasuk ke dalam jenis doa. Yang penting dilakukan dengan suara pelan, karena jika suaranya keras akan mengganggu yang lain.
📌 Adapun mengucapkan salam atau menjawabnya ketika khotib sedang berkhuthbah hukumnya haram (tidak boleh). 📚[ Lihat selengkapnya di kitab Majmu’ Fatawa wa Rosail Al-‘Utsaimin 16/100; Asy-Syaikh Ibnu ‘Utsaimin ]
Wallahu A’lamu bisshowaab (AH)
#Jumat #Sholawat #Doa #UcapanAamiin 〰〰➰〰〰 🔰 YOOK NGAJI YANG ILMIAH 🔻(Memfasilitasi Kajian Islam secara Ilmiah) 🌐🔻 Blog: https://Yookngaji.blogspot.com 🚀🌐🔻 Gabung Saluran Telegram: https://t.me/yookngaji

Rabu, 05 April 2017

HUKUM MENYUSUI CUCU







❄•~•~•~•~•🍬•~•~•~•~•❄
    ⚖ FATWA ULAMA ⚖
❄•~•~•~•~•🍬•~•~•~•~•❄
🍼🍭 HUKUM MENYUSUI CUCU
🎙💬 Syaikh Muhammad bin Sholih Al Utsaimin rohimahullah.
🌱 Pertanyaan :
Bolehkah bagi seorang ibu untuk menyusui cucunya ❓
🌿 Jawaban :
✅ Diperbolehkan bagi seorang ibu untuk menyusui cucunya baik dari anak laki-laki atau perempuan atau dia menyusui anak madunya ( istri kedua ).
📜 Sumber : Fatawa nur alad Darb kaset nomor 79.
•••┈••••○❁🌻❁○••••┈•••
🍼🍭 حــــكم إرضــــاع المــــرأة ولد ابنتـــها
🎙💬 للشيخ العلامة محمد بن صالح العثيمين رحمه الله
🌱 السؤال:
أيضاً يقول: إذا أرضعت الوالدة طفل ابنتها فهل هذا حرام أم لا؟ نرجو الجواب.
🌿 الجواب:
الشيخ ليس هذا بحرام، فلها أن ترضع طفل ابنتها، وطفل ابنها، ولها أن ترضع طفل ضرتها؛ أي: طفل زوجة زوجها الأخرى، ولا حرج عليها في ذلك كله.
📜 فتـــاوى نور على الدرب>الشريــــط رقم [79]
•••┈••••○❁🌻❁○••••┈•••
✍🏻WhatsApp Ⓚ①ⓉⒶ🌏ⓈⒶⓉⓊ Bagi-bagi faedah ilmiahnya....ayo segera bergabung 🌐📲 Join Channel Ⓚ①Ⓣ https://bit.ly/KajianIslamTemanggung
📻📡 Dengarkan Kajian Islam dan Murotal al-Quran setiap saat di Radio Islam Indonesia http://bit.ly/AplikasiRadioIslamIndonesia
≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈

SEPUTAR SHALAT ISYRAQ



🛡FATWA ULAMA🛡
—◎※◎—
Fadhilatus Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullah
🕌 SEPUTAR SHALAT ISYRAQ
—◎※◎—
❓Pertanyaan : Apabila seseorang tetap duduk setelah shalat shubuh sampai terbitnya matahari. Kemudian ia berpindah dari tempat shalatnya. Apakah akan ditulis baginya pahala haji & umrah?
☑ Jawaban : Jika seseorang tetap duduk di tempat shalatnya untuk menunggu terbitnya matahari lalu ia shalat dua rekaat. Namun ia bangkit (berpindah) dari tempatnya ke tempat yang lain. Dengan tujuan untuk mendengarkan dzikir atau memotivasi diri (supaya) tidak tidur. Maka yang demikian ini tidak mengapa karena tempat shalatnya sama.
📜 Sumber Liqa Al Bab Al Maftuh (4)
السؤال:
إذا جلس المصلي بعد صلاة الفجر حتى تطلع الشمس، ثم تنقل من مصلاه، هل يكتب له أجر حج وعمرة؟
الجواب:
إذا جلس الإنسان في مصلاه ينتظر طلوع الشمس، ثم يصلي ركعتين، لكنه قام من مكانه إلى مكان آخر لاستماع الذكر، أو لتنشيط نفسه عن النوم، فلا بأس؛ لأن المصلى واحد.
المصدر: سلسلة : لقاء الباب المفتوح [4]
◑◐◑◐◑◐◑◐◑◐◑◐◑◐◑◐
🛡Alih bahasa Tim KITasatu
🌏 WA KITASATU________________🖋 📥Join Channel Telegram: http://bit.ly/KajianIslamTemanggung

Selasa, 04 April 2017

HUKUM MENSHOLATI MAYIT SETELAH DIKUBURKAN







🌾🌾🌾🌾
HUKUM MENSHOLATI MAYIT SETELAH DIKUBURKAN

● حكم الصلاة على الميت بعد دفنه:
📮السؤال:
هل تجوز الصلاة على الميت بعد دفنه
🔓 الجواب:
نعم، إذا كنت لم تصل عليه تصلي عليه ولو بعد الدفن، وهكذا لو لم يصل عليه صلي عليه بعد الدفن إلى شهر تقريباً، النبي - صلى الله عليه وسلم - صلى على الميت بعد الدفن وصعد على أم سعد بعد مضي شهر، فلا حرج في ذلك بل هو سنة.
موقع الشيخ ابن باز(رحمه الله تعالى).


📮Soal: apakah boleh mensholati mayit setelah dikubur??
🔓Jawab:
✅Ya boleh,jika engkau belum mensholati Dia(mayit),maka hendaknya engkau sholat atasnya sekalipun telah dikubur,
👍🏻 Dan begitulah jika engkau belum sholat atasnya maka sholatlah atasnya sekalipun telah dikubur sampai kira-kira satu bulan
🌻Nabi shalallahu alaihi wasalam beliau sholat atas mayit setelah dikubur,Dan beliau bangkit (untuk mensholati) Ummu Saad setelah berlalu (dikubur) satu bulan
🌺maka tidak ada dosa dalam hal tersebut

👍🏻bahkan itu trmasuk sunnah.

💿 Mauqiu Syaikh Ibnu Baaz
✍FIK
🌏http://bit.ly/Forum_IlmiyahKaranganyar
🌈 www.almaroni.blogspot.com
〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰

Kamis, 02 Maret 2017

SHOLAT JUM’AT BAGI MUSAFIR

ﺑِﺴْﻢِ ﺍﻟﻠّﻪِ ﺍﻟﺮَّﺣْﻤَﻦِ ﺍﻟﺮَّﺣِﻴْﻢِ


🍃📮 SHOLAT JUM’AT BAGI MUSAFIR 📮 .......................

🔰 Dari shahabat Ibnu ‘Umar rodhiyallahu ‘anhuma, Rasulullah shollallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

«لَيْسَ عَلَى مُسَافِرٍ جُمُعَةٌ»


”Tidak ada kewajiban sholat Jum’at bagi musafir”
📚 [ HR. Ath-Thobaroni dalam Al-Ausath no.818. Dishohihkan Asy-Syaikh Al-Albani rohimahullah dalam Shohih Al-Jami’ no.1742, 5405, Al-Irwa` (3/61) dibawah pembahasan hadits no.594 ] 〰〰〰

🔰 Para Ulama sepakat bahwa musafir tidak wajib sholat Jum’at.
🌻 Al-Imam Ibnu ‘Abdil Bar rohimahullah menjelaskan, “Adapun ucapannya (yakni ucapan Ibnul Qosim): “Tidak ada kewajiban sholat Jum’at bagi musafir” adalah suatu ijma’ (kesepakatan) , tidak ada khilaf di dalamnya.” 📌 [ Al-Istidzkar (2/360) ]

🌷 Al-Imam Ibnul Mundzir rohimahullah menjelaskan, “Di antara dalil yang dijadikan hujjah tentang gugurnya kewajiban sholat Jum’at bagi musafir adalah; ( Keadaan yang menjelaskan): 🔻 Bahwasanya Nabi shollallahu ‘alaihi wasallam pernah melewati beberapa Jum’at pada beberapa perjalanan safarnya, dan sudah pasti demikian. Namun tidak pernah sampai kepada kita bahwa beliau melakukan sholat Jum’at dalam keadaan musafir. 🔻 Bahkan di dapatkan suatu riwayat yang tsabit (shohih), bahwasanya beliau melakukan sholat Dhuhur di ‘Arofah pada kondisi hari Jum’at. ✅ Perbuatan beliau itu menunjukkan tidak ada sholat Jum’at bagi musafir. Karena beliau shollallahu ‘alaihi wasallam berkedudukan sebagai penjelas makna yang diinginkan dalam Al-Quran dari Allah –Azza waJalla-.
💯 Sehingga gugurlah kewajiban sholat Jum’at bagi musafir, berdalil dengan perbuatan Nabi shollallahu ‘alaihi wasallam.” 📌 [ Lihat Al-Ausath (4/20) ]

〰〰 🍃 JIKA MUSAFIR IKUT SHOLAT JUM’AT?

Al-Imam Ibnu Qudamah rohimahullah menjelaskan, “Jika para musafir menghadiri sholat Jum’at maka sudah mencukupinya” , maksudnya sholat Jum’at yang mereka lakukan sudah menggantikan sholat Dhuhur. Dan kami tidak mengetahui ada khilaf (beda pendapat) tentang permasalahan ini.” [ Lihat Al-Mughni; Permasalahan: 1355, (2/253) ]

Wallahu A'lamu bisshowawb 〰〰➰〰〰 🔰 YOOK NGAJI YANG ILMIAH 🔻(Memfasilitasi Kajian Islam secara Ilmiah) 🌐🔻 Blog: https://Yookngaji.blogspot.com 🚀🌐🔻 Gabung Saluran Telegram: https://t.me/yookngaji

Rabu, 22 Februari 2017

PINDAH TEMPAT UNTUK MELAKSANAKAN SHALAT SUNNAH SETELAH SHALAT WAJIB


ﺑِﺴْﻢِ ﺍﻟﻠّﻪِ ﺍﻟﺮَّﺣْﻤَﻦِ ﺍﻟﺮَّﺣِﻴْﻢِ


👣💭 PINDAH TEMPAT UNTUK MELAKSANAKAN SHALAT SUNNAH SETELAH SHALAT WAJIB

🌴 Samahatu asy-Syaikh Al-‘Allamah ‘Abdul ‘Aziz bin Baz Rahimahullah :

------------------------

❓📬 Tanya : "Apakah ada keterangan dalil yang menunjukkannya tentang anjuran berpindah tempat untuk melaksanakan shalat sunnah setelah shalat wajib?"

Jawab : 👋 "Yang aku ketahui TIDAK ADA hadits shahih yang menjelaskan tentang masalah itu.

↗ Namun dulu Ibnu ‘Umar Radhiyallahu 'anhuma dan banyak dari kalangan ‘ulama Salaf melakukan hal itu.
✅ Sehingga masalah ini bersifat longgar. Alhamdulillah.

⭕ Dalam masalah ini terdapat sebuah hadits yang lemah, diriwayatkan oleh Abu Dawud Rahimahullah. Namun itu ditopang oleh perbuatan shahabat Ibnu ‘Umar dan oleh para Salafush Shalih yang melakukan perbuatan tersebut. Wallahu Waliyyu at-Taufiq.

🎒🔑 (Majmu Fatawa Ibn Baz : 25/166)

•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Channel Telegram https://bit.ly/ManhajulAnbiya

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
☀💎 HIKMAH BERPINDAH TEMPAT UNTUK MELAKSANAKAN SHALAT SUNNAH SETELAH SHALAT WAJIB

🌴🔅 Samahatu asy-Syaikh Al-‘Allamah ‘Abdul ‘Aziz bin Baz Rahimahullah :

--------

❓📬 Tanya : "Apakah hikmah dari seorang yang shalat apabila seleai dari shalat wajib, kemudian berdiri lagi untuk menunaikan shalat sunnah, maka dia dituntunkan untuk mengganti/berpindah ke tempat lain, bukan pada tempat yang dia melaksanakan shalat wajib tadi?"

🌴 Jawab : "TIDAK ADA hadits shahih dari Nabi Shallallahu 'alaihi wa Sallam tentang masalah berpindah tempat, menurut apa yang kami ketahui. Dalam masalah ini hanya ada beberapa hadits-hadits yang lemah.

👉🔖 Berdasarkan pendapat yang memandang disyari’atkannya hal tersebut, sebagian para ‘ulama menyebutkan hikmahnya, yaitu
➡ adanya persaksian tempat yang dia shalat di situ.
Wallahu Subhanahu A’lam. Dia Maha Bijak dan Maha Berilmu."

🎒 (Majmu Fatawa Ibn Baz : 25/167)

••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Channel Telegram https://bit.ly/ManhajulAnbiya

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ 
Channel Telegram https://bit.ly/gemadarussunnah
 

Senin, 20 Februari 2017

HUKUM MEMELIHARA JENGGOT


ﺑِﺴْﻢِ ﺍﻟﻠّﻪِ ﺍﻟﺮَّﺣْﻤَﻦِ ﺍﻟﺮَّﺣِﻴْﻢِ


○●○●○●○
🔰 Silsilah Fadhoil A'mal 🔰
——————————————————
🔘 JENGGOT.
——————————————————
🎓 Berkata Imam Ibnu Sa'di rahimahullah:

❝ Sungguh Allah telah memuliakan kaum lelaki dengan jenggot dan menjadikannya bagi mereka ketampanan dan kesahajaan,

💦 Duhai celakanya orang yang telah mencukurnya dan menghinakannya serta bermaksiat kepada Nabi-nya secara terang-terangan.

❌ Apakah mereka mengira bahwa dengan mencukurnya akan mendatangkan bagi pelakunya kegagahan dan ketampanan? Tidak sama sekali -demi Allah-, sejatinya hanya akan membuat buruk rupa, dan menghilangkan cahayanya.

☝️ Tidakkah kalian lihat wajah-wajah orang yang mencukur jenggot mereka, bagaimana perginya kegagahannya? Terkhusus ketika telah beruban, dan wajah-wajah mereka menjadi seperti wajah-wajah wanita tua renta yang telah sirna kecantikannya. ❞

——○●※●○——
📚 Al-Fawakih As-Syahiyyah, halaman (73).
——————————————————
📝 اللحية .

‏▪قال ابن سعدي :

لقد أكرم الله الرجال باللحى وجعلها لهم جمالا ووقارا ، فيا ويح من حلقها وأهانها وعصى نبيه جهارا.

أيظن هؤلاء أن حلقها يكسب صاحبها بهاء وجمالا، كلا والله إنه ليشين الوجه ، ويذهب نوره .

أما ترون وجوه الحالقين لها كيف يذهب بهاؤها وخصوصا عند المشيب ، وتكون وجوههم كوجوه العجائز قد ذهبت محاسنها.

[الفواكه الشهية ٧٣]
----------------------
Broadcast by :
📜 Channel MutiaraASK :
http://bit.do/mutiaraASK
🌍 Website ASK :
http://bit.do/webASK
💬 BBM Mutiara Salaf :
Pin:54ABD49E | Channel:C001C7FFE

➥ #fadhoil_amal #jenggot

APA HUKUM MENYENTUH KA'BAH ?

ﺑِﺴْﻢِ ﺍﻟﻠّﻪِ ﺍﻟﺮَّﺣْﻤَﻦِ ﺍﻟﺮَّﺣِﻴْﻢِ



🕋🗝APA HUKUM MENYENTUH KA'BAH ?

⚪️💫Syaikh Muhammad Bin Hadi Al Madkholy حفظه اللّٰه menjawab :

💥Tidak sah menyentuh pintu ka'bah, kain ka'bah maupun batu ka'bah.
Ini semua termasuk kebid'ahan.

📡Link suara : http://miraath.net/quesdownload.php?id=1989


📝 حكم التمسح بالكعبة ؟


▪سُئل الشَّـيخ العلّامــة مُحَمَّد بنُ هَادِي المَدْخَلِي -حَـفِظَهُ الله-:

❪📜❫ السُّــــ☟ـــؤَالُ:
• ... حكم التمسح بالكعبة ؟

❪📜❫ الجَـــ☟ـــوَابُ:
”لا يصح التَّمسح بباب الكعبة، ولا بثوب الكعبة، ولا بحجر الكعبة، كل هذا من البدع“.
ــــ
🔊رابـط الصوتيــة :
[http://miraath.net/quesdownload.php?id=1989]
ــــــ ✵✵ ــــــ ✵✵ــــــ
telegram.me/dinulqoyyim

APAKAH KETIKA MENZIAROHI KUBURAN NABI صلى اللّٰه عليه وسلم KITA MENGANGKAT TANGAN-TANGAN KITA UNTUK MENGUCAPKAN SALAM KEPADA BELIAU ?

ﺑِﺴْﻢِ ﺍﻟﻠّﻪِ ﺍﻟﺮَّﺣْﻤَﻦِ ﺍﻟﺮَّﺣِﻴْﻢِ



⚪️💥📌APAKAH KETIKA MENZIAROHI KUBURAN NABI صلى اللّٰه عليه وسلم KITA MENGANGKAT TANGAN-TANGAN KITA UNTUK MENGUCAPKAN SALAM KEPADA BELIAU ?

⚪️💫Syaikh Muhammad Bin Hadi Al madkholy حفظه اللّٰه menjawab :

💫Tidak, namun kita hanya mengucapkan :

السلام عليك أيها النبي ورحمة اللّٰه وبركاته


sebagaimana Abdullah Bin Umar melakukan demikian ketika mengucapkan salam kepada nabi صلى اللّٰه عليه وسلم .

📡Link suara : http://miraath.net/quesdownload.php?id=752


🔖 هل عندما نزور قبر النبي صلى الله عليه وسلم نرفع أيدينا للسلام عليه؟


▪سُئل الشَّـيخ العلّامــة مُحَمَّد بنُ هَادِي المَدْخَلِي -حَـفِظَهُ الله-:

❪📜❫ السُّــــ☟ـــؤَالُ:
• وهذا يسأل يقول: هل عندما نزور قبر النبي -صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ- نرفع أيدينا للسلام عليه؟

❪📜❫ الجَـــ☟ـــوَابُ:
”لا، وإنما تقولُ بالكلام السَّلامُ عَلَيْكَ أَيُّهَا النَّبِيُّ وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَبَرَكَاتُهُ ، كما كانَ عبدالله بن عمر -رَّضِيَ اللهُ عَنْهُما- يفعل هكذا في السلام عليهِ- صلوات الله وسلامهُ عليه“.
ــــ
🔊رابـط الصوتيــة :
[http://miraath.net/quesdownload.php?id=752]
ــــــ ✵✵ ــــــ ✵✵ــــــ
telegram.me/dinulqoyyim

ZIYAROH KUBUR SYAR'IYYAH, BID'IYYAH DAN SYIRKIYYAH


ﺑِﺴْﻢِ ﺍﻟﻠّﻪِ ﺍﻟﺮَّﺣْﻤَﻦِ ﺍﻟﺮَّﺣِﻴْﻢِ


🔥📌💡ZIYAROH KUBUR SYAR'IYYAH, BID'IYYAH DAN SYIRKIYYAH

⚪️💫Berkata syaikh Muhammad Bin Hadi Al Madkholy حفظه اللّٰه :

💫Ziaroh kubur syar'iyyah adalah apa yang dibimbingkan oleh nabi صلى اللّٰه عليه وسلم dalam sabdanya :

💫(( Aku dahulu melarang kalian dari ziaroh kubur, maka sekarang ziarohilah kuburan dikarenakan hal itu mengingatkan kalian kepada akhirat )). Inilah ziaroh kubur syar'iyyah.

💫Dikarenakan apabila engkau melihat mereka di kuburan maka engkau akan mengetahui bahwa engkau sebentar lagi akan seperti mereka sehingga engkau berpaling dari dunia ini dan engkau berusaha memperbaiki negeri (akhirat) yang akan engkau singgahi, engkau mengingat akhirat dan mendoakan kebaikan kepada mereka (penghuni kubur):

((السلام عليكم أهل الديار من المؤمنين والمسلمين، وإنا إن شاء اللّٰه بكم لاحقون، نسأل اللّٰه لنا ولكم العافية)).


💫Adapun menyengaja melakukan safar untuk menziarohi kuburan maka ini bid'ah munkaroh.

💫Adapun menziarohi kuburan dan meminta tolong kepada penghuni kuburan tersebut,meminta agar ditunaikan hajatnya, dihilangkan kesulitannya serta dikabulkan doanya maka ini syirik akbar terhadap Allah tabaroka wa ta'ala.

💫Kita meminta kepada Allah 'afiyah dan keselamatan.

📝Sumber artikel : [http://miraath.net/articles.php?cat=11&id=582]


📌 *زيارة القبور شرعيَّة، وبدعيَّة، وشركيَّة*.


▪قَــالَ الشَّـيخ العلّامــة مُحَمَّد بنُ هَادِي المَدْخَلِي -حَـفِظَهُ الله-:

• ”الشَّرعية:  ((كُنْتُ نَهَيْتُكُمْ عَنْ زِيَارَةِ الْقُبُورِ، فَزُورُوهَا فَإِنَّهَا تُذَكِّرُكُمْ الْآخِرَةَ))، هذه الشَّرعية، تذكرك أنت أيُّها الزَّائر بالآخرة، فيقل

○ لأنَّك إذا رأيت هؤلاء في القبور علمت أنَّك قريبًا ستكون مثلهم، فتعرض عن هذه الدُّنيا، وتقبل على إصلاح هذه الدَّار الَّتي ستنزلها، تذكر الآخرة، وتدعو لهؤلاء: ((السَّلَامُ عَلَيْكُمْ أَهْلَ الدِّيَارِ مِنْ الْمُؤْمِنِينَ وَالْمُسْلِمِينَ، وَإِنَّا إِنْ شَاءَ اللَّهُ بِكُمْ لَاحِقُونَ، نَسْأَلُ اللَّهَ لَنَا وَلَكُمْ الْعَافِيَةَ))،

• وأمَّا شدِّ الرَّحل إليها؛ هذه بدعةٌ منكرةٌ.

• وأمَّا زيارتها وطلب الغوث منها والمدد منها؛ وقضاء الحاجات، وتفريج الكربات، واستجابة الدَّعوات، فهذا شركٌ أكبر باللهِ - تَبَارَكَ وَتَعَالَى -؛ -نسألُ اللهَ العافية والسَّلامة-“.
ــــ
📝المصــدَرُ :
[http://miraath.net/articles.php?cat=11&id=582]
ــــــ ✵✵ ــــــ ✵✵ــــــ
telegram.me/dinulqoyyim

Kamis, 16 Februari 2017

HUKUM MEMBASAHI JARI JEMARI DENGAN AIR LUDAH UNTUK MEMBALIK LEMBARAN-LEMBARAN KERTAS AL QUR'AN


ﺑِﺴْﻢِ ﺍﻟﻠّﻪِ ﺍﻟﺮَّﺣْﻤَﻦِ ﺍﻟﺮَّﺣِﻴْﻢِ



🍃 *SEBAGAI BUKTI PEMULIAAN TERHADAP AL QURAN JANGAN LAKUKAN PERBUATAN YANG BURUK INI*❗ 🍃


💡FAEDAH PENTING

✒ Berkata Asy Syaikh Abu Yahya Zakaria bin Syu'aib Al 'Adny hafidzahullah

Perhatikanlah wahai saudaraku jangan sampai kita masih saja melakukannya...

❓Apa hukum membasahi jari jemari dengan air ludah untuk membalik lembaran lembaran kertas Al Qur'an...

1⃣ Para Ulama' Syafi'iyyah dan Malikiyyah berpendapat tentang HARAMNYA ❗ membasahi jari jemari dengan air ludah untuk membalik lembaran lembaran kertas mushaf Al Qur'an.

📌 Berkata Ulama Syafi'iyyah:

"Diharamkan menyentuh mushaf dengan jari yang terdapat padanya air ludah, karena diharamkan menyentuhkan air ludah meskipun sedikit ke bagian manapun dari mushaf.


📚 Sumber :
[ Tuhfatul Muhtaj Fi Syarhil Minhaj ]

📌 Dan juga Ulama Malikiyyah mengatakan:

Adapun membasahi jari jemari dengan air ludah untuk membalik lembaran-lembaran Al Qur'an, maka perbuatan tersebut walaupun HARAM akan tetapi tidak sepantasnya seseorang berani menghukumi KUFUR dan MURTADNYA orang yang melakukan perbuatan tersebut❗, karena ia tidak bermaksud menghinakan Al Qur'an yang mana perbuatan tersebut menyebabkan kekufuran.

📚 Sumber : [Hasyiyah Ad Dasuqy Ala Syarhil kabir 4/301]

📚 Sumber : [Minahul Jalil syarh Mukhtashor Al Kholil 9/206]

•••••••••••••••••••••••••••••••

#فائدة_نفيسة 📜

🌀 قال الشيخ أبو يحيى #زكريا_بن_شعيب العدني _حفظه الله_:

💥انتبه اخي المسلم ! حكم بل الأصابع بالريق لتقليب أوراق المصحف 💥

🖋 نص المالكية والشافعية على تحريم بلّ الأصابع بالريق لتقليب أوراق المصحف بها .

👈 قالت الشافعية :
يحرم مس المصحف بإصبع عليه ريق إذ يحرم إيصال شيء من البصاق إلى شيء من أجزاء المصحف .
📘 [ تحفة المحتاج في شرح المنهاج 2/ 150]

👈 وقالت المالكية :
أما إن بل أصابعه بريقه بقصد قلب أوراقه فهو وإن كان حراما لكن لا ينبغي أن يتجاسر على القول بكفره وردته بذلك لأنه لم يقصد بذلك التحقير الذي هو موجب للكفر في مثل هذه الأمور .

📘 [ حاشية الدسوقي على الشرح الكبير 4/ 301 ]
📘منح الجليل شرح مختصر خليل - (9 / 206)

______________________

✍🏻 WhatsApp
ⓚⓘⓣⓐ🇮🇩ⓢⓐⓣⓤ
Semoga Allah ﷻ memberikan pahala bagi siapa saja yang membaca Al-Quran dengan penuh adab... Bagi-bagi faedah ilmiah ya.... Ayo segera gabung.

🌐 Join Channel Telegram:
https://bit.ly/KajianIslamTemanggung
--------------------🔺-------------------
📖 Whatsapp Salafy Solo
📮 Channel Telegram:
Https://tlgrm.me/salafysolo
--------------------🔻-------------------
Selasa, 22 Shafar 1438 H
22 Nopember 2016

Kewajiban Orang Yang Berhutang Untuk Menjelaskan Keadaannya Dalam Pelunasan Hutangnya, Kepada Pemiutang (Orang Yang Memberi Hutang)


ﺑِﺴْﻢِ ﺍﻟﻠّﻪِ ﺍﻟﺮَّﺣْﻤَﻦِ ﺍﻟﺮَّﺣِﻴْﻢِ



💰💵✍🏼 *Kewajiban Orang Yang Berhutang Untuk Menjelaskan Keadaannya Dalam Pelunasan Hutangnya, Kepada Pemiutang (Orang Yang Memberi Hutang)*


☝🏼Jika seseorang memerlukan untuk berhutang dan merasa mampu untuk melunaskannya, maka hal itu boleh baginya, akan tetapi semestinya dia jelaskan keadaannya kepada pemiutang sehingga dengan itu dia tidak menipu dan tidak memperdaya padanya jika dia terlambat atau tidak mampu untuk melunaskan.

☝🏼Ibnu Qudamah berkata, "Barang siapa yang hendak berhutang maka hendaklah dia beritahu keadaannya kepada pemiutang, dan janganlah dia menipunya dengan penampilannya, kecuali jika (nilai hutang) itu dalam jumlah kecil yang tidak sulit (berat) untuk melunaskannya." (Al-Mughni 6/430)

👍🏼 Syaikh Ibnu Utsaymin berkata, "Oleh sebab itu tidak seharusnya orang itu berhutang kecuali dalam masalah yang memang mendesak itu pun jika dia mampu melunaskannya, adapun jika dia tidak mampu (tidak ada yang dia andalkan/harapkan) untuk melunaskannya, maka hukum paling ringannya (berhutang) ketika itu adalah makruh bahkan mungkin kami katakan haram. Itu pun dalam keadaan seperti ini (tidak ada yang dia andalkan/harapkan untuk melunaskan) wajib baginya untuk menjelaskan keadaannya kepada pemiutang sehingga pemiutang itu jelas (akan memberi hutang atau tidak)." (Syarhul Mumti' 9/95)

وجوب إعلام المستدين للمقرض بحالته في وفائه بالدين

إذا احتاج الإنسان إلى الاقتراض ، مكتفيا بما يستطيع سداده ، فلا حرج عليه في ذلك ، ولكن ينبغي له أن يبين حاله للمقرض ، حتى لا يكون غاشاً له ، ولا مغررا به ، إذا تأخر أو عجز عن السداد .

قال ابن قدامة -رحمه الله- : وَمَنْ أَرَادَ أَنْ يَسْتَقْرِضَ ، فَلْيُعْلِمْ مَنْ يَسْأَلُهُ الْقَرْضَ بِحَالِهِ ، وَلَا يَغُرُّهُ مِنْ نَفْسِهِ ، إلَّا أَنْ يَكُونَ الشَّيْءُ الْيَسِيرُ الَّذِي لَا يَتَعَذَّرُ رَدُّ مِثْلِهِ .اه
[" المغني لابن قدامة" (6/430)]

و قال الشيخ ابن عثيمين رحمه الله :"فلهذا ينبغي للإنسان أن لا يقترض إلا لأمر لا بد منه .هذا إذا كان له وفاء ؛ أما إذا لم يكن له وفاء ، فإن أقل أحواله الكراهة ، وربما نقول بالتحريم ، وفي هذه الحال يجب عليه أن يبين للمقرض حاله ؛ لأجل أن يكون المقرض على بصيرة "
["الشرح الممتع لابن عثيمين رحمه الله" (9/95)]

📂 (Faedah ilmiah dari al-Ustadz Usamah Mahri di WhatsApp طريق السلف)

📚 WhatsApp طريق السلف 📚
🌐 www.thoriqussalaf.com
🌐 telegram: http://bit.ly/thoriqussalaf
--------------------📖--------------------
🌅 Whatsapp Salafy Solo
📮 Channel Telegram:
Https://tlgrm.me/salafysolo
--------------------📖--------------------
Rabu, 23 Shafar 1438 H
23 Nopember 2016

HUKUM MEMBACA AL QURAN DENGAN PENGERAS SUARA SEBELUM SHALAT JUM'AT


ﺑِﺴْﻢِ ﺍﻟﻠّﻪِ ﺍﻟﺮَّﺣْﻤَﻦِ ﺍﻟﺮَّﺣِﻴْﻢِ




🚧🔊HUKUM MEMBACA AL QURAN DENGAN PENGERAS SUARA SEBELUM SHALAT JUM'AT📢

🔸asy Syaikh Abdul Aziz bin Abdillah bin Baaz rahimahullah

❓Pertanyaan :
Di sebagian masjid-masjid yang ada di dunia Islam, dibacakan ayat-ayat al quran dengan pengeras suara sebelum shalat jum'at. Apa hukumnya?

🅾Jawaban :
KAMI TIDAK MENGETAHUI ASAL PERBUATAN YANG DEMIKIAN ITU, tidak dalam al quran dan tidak pula dari sunnah atau amalan para Shahabat serta as salafush sholeh radhiyallahu 'anhum.

🔎❌Maka perkara yang demikian sesuai dengan gambaran yang disebutkan, termasuk perkara baru yang diada-adakan dalam agama YANG SEHARUSNYA DITINGGALKAN.

⛔️🔸Dikarenakan perbuatan tersebut merupakan perkara baru yang diada-adakan dalam agama.

❌📢Dikarenakan pula seringnya mengganggu orang yang sedang shalat, para pembaca dalam shalat serta bacaan mereka.

Wallahu subhanahu wa ta'ala a'lam wa shalallahu wassalam 'ala Nabiyina Muhammad wa Alihi washahbihi

📕Kitabud Da'wah (Juz 2 hal. 131) - Fatawa wa Maqalat Mutanawi'ah juz 12.

http://www.binbaz.org.sa/mat/1354

■◎■◎■◎■
🌠Forum Salafy Purbalingga