Cari Artikel

Rabu, 22 Februari 2017

AIN PANDANGAN MATA MEMBAWA PETAKA ( bagian ketiga - selesai-)


ﺑِﺴْﻢِ ﺍﻟﻠّﻪِ ﺍﻟﺮَّﺣْﻤَﻦِ ﺍﻟﺮَّﺣِﻴْﻢِ



AIN PANDANGAN MATA MEMBAWA PETAKA
( bagian ketiga - selesai-)
_______________________________

▪️Antara hasad dan ‘ain

Perbedaan antara hasad dengan ‘ain telah disebutkan oleh para ulama diantaranya oleh As-Syinqithi rahimahullah ta’ala beliau katakan : “ Antara hasad dan ‘ain keduanya memiliki persamaan dalam pengaruh (yaitu keduanya dapat menyebabkan bahaya) namun keduanya berbeda dalam hal  perantara(perantara hasad adalah dari hembusan hati yang menginginkan nikmat tersebut hilang , sedangkan  perantara ‘ain  dari tatapan yang buruk yang dapat mengenai  anaknya sendiri atau bahkan dirinya sendiri), orang yang hasad juga mendengki kepada orang yang tidak ia lihat secara langsung dan pada sesuatu yang sudah terjadi, sedangkan ‘ain tidaklah  melemparkan pandangannya melainkan  terlihat dan  kadang menimpa pada sesuatu yang ia tidak bermaksud kepadanya
seperti anak atau hartanya. 
(Adhwaul Bayan ,9/ 644)

➡️ Dan ditambahkan  lagi perbedaan keduanya oleh Shalih Alu Mubarok  beliau jelaskan  :” Bahwa hasad tidaklah terjadi melainkan dari jiwa yang buruk, adapun ‘ain kadang terjadi dari orang shalih karena ketakjubannya pada sesuatu yang  sebenarnya  tidak menginginkan  untuk hilang atau celaka pada tatapannya sebagaimana yang terjadi pada sahabat ‘Amir bin Rabi’ah ketika pandangannya(‘ain)  mengenai Sahl bin Hanif dan dimaklumi bahwa ‘Amir bin Rabi’ah ini adalah sahabat  yang termasuk  terdahulu masuk islam bahkan beliau pernah hadir bersama Rasulullah shallahu ‘alahi wasallam dalam peperangan Badr.
( Fathul Mughits Fi Sihr Wal Hasad Wa Massul Iblis hlm.41 )

▪️Antara sihir dan ‘ain

✋Sebagaimana dengan hasad maka ‘ain juga memiliki perbedaan dengan sihir, Dewan Fatwa Ulama di Saudi telah menjelaskan perbedaan keduanya ketika ditanya tentang hal tersebut mereka menjawab :
“ Bahwa sihir secara bahasa adalah sesuatu yang tersembunyi dan lembut sebabnya, dan secara istilah ialah mantra atau jimat  yang dapat mempengaruhi hati seseorang serta badan sehingga sakit atau terbunuh atau memisahkan antara suami dengan istrinya.

⏹ Allah berfirman : “ Maka mereka mempelajari dari kedua Malaikat itu apa yang dengan sihir itu, mereka dapat menceraikan antara seorang (suami) dengan isterinya. dan mereka itu (ahli sihir) tidak memberi mudharat dengan sihirnya kepada seorangpun, kecuali dengan izin Allah.” ( QS.Al-Baqoroh : 102) Adapun ‘ain berasal dari kata ‘aana  yaa’inu yaitu menimpanya dengan pandangan mata.”
( Alfatawa Adz-Dzahabiyah Fi Ruqoo As-Syar’iyah hlm.129)

Para pembaca yang dirahmati Allah,
Tiada musuh yang lebih menakutkan dibandingkan musuh yang tak terlihat dan tidak kita sadari keberadaannya. Demikian juga dengan ‘ain, begitu besar bahayanya karena bisa menimpa seseorang tanpa peringatan dan sebaliknya ia bisa menimpakan kemadhorotan pada orang lain bahkan tanpa kesengajaan.
Maka sungguh hanya orang yang berakal dan pandai mengambil pelajaran yang mau menjaga pandangan matanya dengan terlebih dahulu  mendidik hatinya untuk tidak memendam rasa dengki sehingga pandangan matanya tetap menjadi pandangan yang menyejukkan dan penuh keridhoan bukan pandangan yang dapat menyakitkan.

☝️Dan selanjutnya hanya kepada Allah lah Dzat Yang telah menganugerahkan nikmat penglihatan, kita meminta agar pandangan kita selalu dalam penjagaan Nya, terjaga dari segala kejelekan dan terpelihara dari menimpakan keburukan kepada orang lain. Wallohu a’lam bis showab.
( Abul Fida' Teguh )

https://telegram.me/MultaqoIkhwahWalAshab
✉️✉️✉️✉️✉️✉️✉️✉️✉️✉️✉️✉️

Tidak ada komentar:

Posting Komentar